Headline News
Loading...

DPP IMM : Buya Dukung Proses Hukum Kok

Baca Kabar ini juga . . .

Foto : Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif, yang akrab disapa Buya  dalam satu kesempatan

IMMJATIM.ORG - Menyikapi pro kontra dalam kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Bidang Kader IMMawan Amirullah menghimbau agar masyarakat khususnya umat Islam agar bisa berlaku arif dalam menyikapi perbedaan pendapat.


Salah satunya yaitu pandangan yang diberikan oleh Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif yang merupakan Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.  Menurut Amir, jangan karena ada perbedaan perspektif itu menjadi alasan saling caci maki, memfitnah, berpecah belah, apalagi seolah-olah dunia kiamat hancur berantakan karena pandangan Buya yang tak memenuhi dahaga publik.

"Tetaplah berlaku arif dan mengedepankan akhlak Islamiyah," ucap Amir kemarin, Jumat (11/11).

Lanjut Amir, Buya Syafii Maarif adalah sosok yang selalu tampil dan menjadi payung untuk semuanya. Ia tulus memikirkan masa depan bangsa tanpa embel-embel apapun, apalagi embel-embel politik. "Buya Syafii bukanlah sosok intelektual yang gila kehormatan atau gila pujian," tegasnya.

"Buya Syafii tidak peduli itu semua, bahkan dirinya tak pernah takut untuk menyampaikan pandangan-pandangan kritikalnya meskipun pistol ditaruh di kepalanya. Jangan lupa, dalam statement-nya, Buya Syafii juga mengkritik keras Presiden Jokowi, mengkritik juga Ahok yang kasar mulutnya, mengkritik Amerika dan teman-temannya yang memiskinkan Indonesia, dan juga mengkiritik dominasi China di Indonesia, tidak seperti yang ditampilkan media yang kemudian dapat berpotensi menimbulkan perpecahan," jelas Amir.

Buya Syafii menurut pandangan Amir juga sangat apresiatif terhadap aksi umat Islam 4 November yang lalu. "Buya juga sudah menyampaikan bahwa dirinya mendukung proses hukum Ahok, jika Ahok bersalah maka harus dihukum, dan jika tidak, maka kita mengikuti hukum yang berlaku. Buya sudah menegaskan itu. Jadi, marilah kita berlaku arif pada Buya," tambahnya.

Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini kembali menegaskan, Buya bukan sosok yang gila kehormatan, sosok yang pandai pencitraan untuk mendapat pujian, apalagi bisa dibayar, Buya akan tetap menjadi Buya yang sederhana dan apa adanya.

"Jadi, marilah kita berlaku arif dan tidak menfitnah serta mencaci-maki Buya, jangan mau dipecah belah, kita tetap mengutamakan akhlak islam dan mengedepankan cara-cara dialogis yang saling mengerti," tegas Amir. (ubay/adam)

Sumber :
www.muhammadiyah.or.id
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "DPP IMM : Buya Dukung Proses Hukum Kok"