Headline News
Loading...

Resepsi Milad Muhammadiyah Hingga Rencana Pendirian Universitas Muhammadiyah Madura

Baca Kabar ini juga . . .

Foto 1 : Himbauan milad Muhammadiyah 104 M / 107 H di Bangkalan (Ilustrasi)

Foto 2 : Himbauan milad Muhammadiyah 104 M / 107 H di Bangkalan (Ilustrasi)

Surabaya, IMMJATIM.ORG - Ahad (6/11) lalu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang menyelenggarakan Turba ke-5 nya  bertempat di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya dengan diikuti oleh seluruh Organisasi Otonom (Ortom) tingkat wilayah (Jawa Timur) serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya dan Ortom, juga PDM beserta Ortom se-Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep).

Dalam Turba tersebut pun juga membahas banyak hal terkait Persiapan Milad Muhammadiyah ke-104 Masehi / 107 Hijriyah yang akan dilaksanakan sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Beberapa hal yang membuat berbeda adalah pelaksanaan Resepsi Milad Muhammadiyah yang tidak ditempatkan di Pulau Jawa sebagaimana biasanya. "Biasanya kita akan tempatkan di UMM, terutama di Dome untuk acara sebesar ini, yang melibatkan puluhan ribu warga Muhammadiyah," kata Dr. Sa'ad Ibrahim, MA, Ketua Umum PWM Jawa Timur.

"Kali ini," lanjutnya, "Kita akan selenggarakan di Pulau Madura, di Kabupaten Bangkalan," tuturnya.

Banyak alasan yang menjadi faktor untuk pemilihan Pulau Madura sebagai  tuan rumah atau panitia lokal Resepsi Milad Muhammadiyah ke-104 M / 107 H tersebut. Sebagaimana dijelaskan oleh Dr. Sa'ad Ibrahim bahwa pemilihan Pulau Madura adalah sebagai salah satu cara untuk mendorong perkembangan Muhammadiyah di Pulau Madura.

"Di Pulau Madura itu sudah berkembang Muhammadiyah sejak era-awal, sekitar 1925-an, bahkan kala itu di Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep sudah berstatus Cabang, PWM Jawa Timur pun pernah dipimpin oleh tokoh Muhammadiyah, yaitu H. Oesman Muttaqin yang asli putra Madura," jelasnya.

Namun, perkembangan Muhammadiyah di Pulau Madura sedikit mengalami stagnansi jika dibandingkan dengan perkembangan Muhammadiyah di daerah-daerah lain yang saat ini sudah termasuk daerah maju, seperti Lamongan misalnya.

Selain membahas tentang persiapan milad Muhammadiyah, dalam kesempatan tersebut juga sedikit mengupas tentang rencana pendirian Universitas Muhammadiyah Madura.

Pulau Madura telah memiliki empat PDM, ditambah lagi dengan berbagai kepulauan yang tersebar seperti Kangean dan banyak pulau lain di sekitarnya. "Ini adalah potensi besar bagi Madura, baik dari SDM maupun SDA-nya, sehingga ini sudah waktunya bagi Madura untuk mengembangkan sayapnya dengan mendirikan institusi perguruan tinggi," tutur M. Yasin, Ketua Umum PDM Sumenep.

Ia menambahkan bahwa PDM se-Madura akan segera berkumpul dan membahas lebih lanjut persiapan pendirian Universitas Muhammadiyah Madura.

Sementara Dr. Sa'ad Ibrahim mengatakan harapan besarnya terhadap berdirinya Universitas Muhammadiyah Madura. "Saya berharap Madura punya Universitas sendiri, nanti disingkat UMM, dan saya sengaja tidak menggunakan singkatan UM Madura, biar nanti bisa sama majunya, sama hebatnya dengan Universitas yang di Malang itu," katanya disambut dengan tepuk tangan para peserta. (ubay/rzl)
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Resepsi Milad Muhammadiyah Hingga Rencana Pendirian Universitas Muhammadiyah Madura"