Headline News
Loading...

Pernyataan Sikap PP Muhammadiyah : Jadikan Kasus Ahok sebagai Pelajaran

Baca Kabar ini juga . . .

Foto : Edaran PP Muhammadiyah berupa pernyataan sikap terkait status hukum kasus penistaan agama

Yogyakarta, IMMJATIM.ORG - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyambut baik hasil keputusan Kepolisian Republik Indonesia yang telah menetapkan status hukum saudara Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok sebagai tersangka kasus penistaan agama disertai dengan pencegahan bepergian ke luar negeri sebagaimana diumumkan ke publik hari ini, Rabu (16/11).
Berkaitan  dengan hal tersebut, PP Muhammadiyah menyampaikan  pernyataan sikapnya yang terdiri dari tujuh poin melalui Surat Nomor : 21/PER/I.0/I/2016 tentang Status Hukum Perkara Penistaan Agama sebagai berikut :

1. Muhammadiyah   percaya sepenuhnya  bahwa  penetapan saudara Basuki Tjahaya Purnama sebagai tersangka berdasarkan prinsip hukum yang adil dan objektif, yang telah diikhtiarkan dan dijalankan seoptimal mungkin oleh Kepolisian Republik Indonesia. Hal itu merupakan bukti tegaknya hukum dengan baik serta terjaminnya eksistensi Indonesia sebagai negara hukum.

2. Mengapresiasi komitmen Presiden R.I. dalam mendukung  sepenuhnya penegakkan  hukum atas kasus penistaan agama tersebut, serta dalam mclakukan berbagai komunikasi dengan berbagai komponen bangsa, sehingga tercipta stabilitas nasional dan terwadahinya aspirasi umat Islam yang keyakinan keagamaannya ternodai.

3. Memberi  penghargaan tinggi kepada Kapolri dan jajaran  kepolisian  yang telah  menjalankan proses hukum yang tegas, cepat, transparan, dan berkeadilan. Diharapkan proses hukum yang positif tersebut pada tahap selanjutnya tetap berjalan objektif dan seadil-adilnya.

4. Kepada  setiap  warga  negara Republik Indonesia hendaknya belajar dari kasus ini, bahwa agama merupakan ajaran suci yang mutlak diyakini oleh para pemeluknya serta harus dijunjung tinggi keberadaannya sebagaimana dijamin Konstitusi. Karenanya siapapun harus menghormati setiap keyakinan agama, termasuk oleh pemeluk yang berbeda agama, dengan sikap luhur dan toleran. Bersamaan dengan itu hendaknya dijauhi segala ujaran dan tindakan yang dapat merendalikan, menodai, menghina, dan menistakan keyakinan luhur agama apapun yang hidup dan diakui sah di Negara Republik Indonesia yang berdasar Pancasila dan penduduknya  dikenal religius.

5. Kepada umat Islam dan semua pihak dihimbau agar lapang hati menerima hasil proses hukum tersebut, serta mengawal dengan seksama agar hukum tetap tegak pada proses selanjutya dipengadilan.

6. Menyerukan kepada semua pihak elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan  memelihara kebhinekaan, ketertiban, kedamaian, kebersamaan, toleransi, dan suasana yang kondusif.

7. Mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk mencurahkan energi dan perhatian optimal dalam melakukan kerja-kerja cerdas dan produktif untuk menjadi bangsa yang berkemajuan.

Demikian pernyataan sikap dan himbauan PP Muhammadiyah terkait penetapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama untuk dijadikan rujukan warga Muhammadiyah dalam menyikapi berbagai prro-kontra terkait kasus tersebut. (ubay)
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Pernyataan Sikap PP Muhammadiyah : Jadikan Kasus Ahok sebagai Pelajaran"