Headline News
Loading...

IMM Malang Tanggapi Kenaikan BBM, TDL, dan STNK di Awal Tahun

Baca Kabar ini juga . . .

Foto : PengisianBBM (ilustrasi)

Malang, IMMJATIM.ORGKebijakan pemerintah menaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pengurusan Surat Kendaraan Bermotor serta beberapa kebutuhan lain mendapat penolakan dari Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malang Raya.

Fajrin Fadillah, ketua bidang Hikmah PC IMM Malang menduga kenaikan tersebut, khususnya BBM, adalah realisasi dari rencana kenaikan pada tahun sebelumnya yang ditunda setelah mendapatkan tentangan keras dari berbagai kalangan. Seperti diketahui sebelumnya, kenaikan harga BBM kali ini merupakan kenaikan yang keempat kalinya selama pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, yakni pada 17 November 2014, 28 Maret 2015, 1 Oktober 2015, dan 5 Januari 2017.

“Kenaikan tersebut menjadi akibat langsung dari dominasi Imperialisme yang terus melakukan monopoli atas tanah, bahan mentah dan sumber daya alam di Indonesia, termasuk monopoli atas sumber daya energi dan mineral,” kata Fajrin pada Sabtu (7/1) lalu.

Ia melanjutkan, kenaikan harga BBM di Indonesia sejatinya tidak terlepas dari intervensi kapitalisme monopoli (Imperialisme) yang terus memaksa rezim bonekanya untuk melakukan penghapusan subsidi bagi rakyat. Demikian pula halnya dengan kenaikan harga-harga kebutuhan pangan. Hal itu menurut Fajrin merupakan akibat langsung dari kenaikan harga BBM, sekaligus sebagai cermin atas hancurnya sektor agraria sebagai fondasi ekonomi nasional.

“Yakni masalah yang tidak bisa dipisahkan dari perampasan dan monopoli tanah serta monopoli produksi pangan di tangan industri imperialis dan borjuasi komprador,” ungkapnya.

Seluruh kebijakan anti rakyat dan anti nasional tersebut, kata Fajrin, secara politik terletak di tangan Jokowi-JK dan kapitalis birokrat dibawahnya. “Itulah mengapa kapitalisme birokrat merupakan musuh rakyat yang harus dilawan karena menjadi gerbang legitimasi politik dan hukum bagi imperialisme dan feodalisme secara sah mencekik nasib rakyat Indonesia,” ujar Fajrin.

Dalam waktu dekat, PC IMM Malang Raya juga akan mengadakan kajian yang ditujukan kepada anggota IMM dan masyarakat luas, serta melakukan penyikapan guna merespon permasalahan tersebut. “Intinya kita ingin memberi kabar kepada Rezim Jokowi-Jk bahwa masih ada perlawanan dari sektor rakyat mahasiswa untuk menolak kenaikan harga BBM dan lainnya,” tandas Fajrin. (acs/ubay)

Sumber :
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "IMM Malang Tanggapi Kenaikan BBM, TDL, dan STNK di Awal Tahun"