Headline News
Loading...

Dr. M. Najih : Hati-hatilah Menggunakan Medsos

Baca Kabar ini juga . . .

Foto : Dr. M. Najih menyampaikan materinya dalam perspektif hukum

Sidoarjo, IMMJATIM.ORG - Kajian Fiqh "Media Sosial" yang diselenggarakan Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) PWM Jawa Timur di Aula UMSIDA pada Sabtu (28/1) turut menghadirkan anggota Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Dr. M. Najih, SH, M.Hum. 

Menyampaikan materi media sosial dalam perspektif hukum positif (kenegaraan), Najih mengatakan bahwa mayoritas hukum hampir selalu hadir setelah melalui suayu peristiwa. "Ini berbeda dengan, misalnya norma atau kaidah akhlak dalam agama yang lahir mendahului suatu peristiwa," paparnya. 

Ia melanjutkan, bahwa lahirnya UU ITE menjadi salah satu payung hukum yang bisa menaungi tentang kemediaan, terutama secara digital atau media-media sosial lainnya. 

"Penyalahgunaan fungsi media, termasuk media sosial ada ancaman hukumnya dan diatur dalam UU ITE, maka berhati-hatilah dalam menggunakan media sosial," ujarnya.

"Misal," lanjutnya, "penggunaan medsos utuk hal asusila, judi, info atau berita bohong, SARA, menebar fitnah, illegal access, illegal interception, data interference, system interference, misuse of device, dsb ada hukumnya," tuturnya.

"Semuanya itu ada ancaman hukumannya, paling berat diantaranya 6 sampai 12 tahun penjara dan denda hingga 12 milyar, ini untuk kasus seperti misuse of device," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan agar jika akun kita disalahgunakan atau lain sebagainya untuk segera melapor pada aparat dan para ahli hukum. "Segera lapor, berkomunikasi dg ahli hukum,  utk menghindari jeratan yg lebih para," pungkasnya. (ubay)
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Dr. M. Najih : Hati-hatilah Menggunakan Medsos"