Headline News
Loading...

Tingkatkan Kompetensi Keinstrukturan, PC IMM Sidoarjo Gelar Workshop dan Lokakarya Perkaderan

Baca Kabar ini juga . . .

Foto : Abdul Halim Sani ketika memaparkan materinya dalam workshop dan lokakarya perkaderan PC IMM Sidoarjo

Sidoarjo, IMMJATIM.ORG - Mengusung tema "optimalisasi perkaderan guna memperoleh progresifitas ditingkat PC IMM Sidoarjo" menggelar Workshop perkaderan dan loka karya perkaderan pc imm sidoarjo yang dihadiri oleh Badan Pimpinan Harian (BPH) dan bidang kader komisariat IMM Sidoarjo, Korkom IMM umsida, Korps Instruktur PC IMM Sidoarjo, PC IMM Se Jatim, Korps Instruktur Jatim, dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM jatim. Dilaksanakan pada hari jumat sampai minggu, 3-5 Maret 2017.

Ketua Panitia, Umar Mochtar mengungkapkan melalui workshop dan loka karya perkaderan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang luas kepada kader IMM terkhusus Instruktur IMM tentang standarisasi dalam membangun pola perkaderan. "Semoga workshop dan loka karya perkaderan ini dapat merumuskan konsep perkaderan yang masif sesuai dengan local wisdom dari setiap pimpinan cabang agar optimalisasi perkaderan guna mendapatkan progresifitas ditingkat pimpinan cabang masing-masing".

Sementara itu, Abdul Musawir, ketua DPD IMM JATIM dalam sambutannya memaparkan bahwa dalam menjalankan amanah menjalankan amanah sebagai guru/fasilitator dalam ikatan instruktur harus memiloki etika bersama yang menjadi simbol komitmen untuk menjalankan amanag keinstrukturan dengan sebaik-baiknya. "Harus ada sinergitas antara Bidang kader dan Korps instruktur dalam mensukseskan pelaksanaan perkaderan" tuturnya.

Acara yang bertempat di Aula Siti Khadijah Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (3/3) tersebut dihadiri oleh Instruktur Nasional IMM,  Abdul Halim Sani, M.Si. dan Sekretaris DPP IMM, Najih Prastiyo S.Hi. sebagai pemateri.

Dalam pemaparannya, Abdul Halim Sani mengatakan pentingnya membangun pola perkaderan dan merumuskan konsep perkaderan sesuai local wisdom dari setiap pimpinan cabang. Setiap komisariat harus mempunyai harus punya identitas masing-masing. Oleh karena itu dalam setiap perkaderan alangkah eloknya jika diadakan di setiap fakultasnya masing-masing. Perkaderan di IMM tak lepas dari yang namanya instruktur. Karena instruktur di sini berperan dalam perkaderan baik ditingkat Komisariat sampai pusat. Selain itu, juga sebagai pembinaan dan figuritas. Proses pembinaan ini tidak hanya berlangsung pada saat dihari perkaderan itu saja tetapi berkelanjutan sampai pasca setelah perkaderan guna mengetahui perkembangan kader baik dalam   perkaderan Utama, Khusus, dan pendukung.

"Seorang ideolog yang sering kita sebut dengan Instruktur juga sebagai sosok figuritas yang mana meraka menjadi uswahtun hasanah, selalu istiqomah, dan sesuai sistem yang ada" tegasnya.

Sementara Sekretaris Bidang Kader DPP IMM, Najih Prastiyo menjelaskan perlunya pengembangan silabus perkaderan, sistem evaluasi, dan monitoring (monev). "Perlu adanya standarisasi sistem evaluasi dan monitoring karena bagian evaluasi dan monitoring ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kader sehingga kader harus memiliki perbedaan antara sebelum dan sesudah mengikuti jenjang perkaderan". Paparnya

Dalam surat Al Imron ayat 110 dijelaskan bahwa kedudukan instruktur sebagai penggerak perkaderan atau dapat dikatakan sebagai kader inti ikatan maka instruktur dituntut memiliki kompetensi dan performa ekstra. Selain menjadi teladan bagi kader, instruktur juga harus memiliki karakter ke khasan yang akan membedakan keberadaan dirinya di ikatan dibandingkan dengan kader IMM pada umumnya. (mta/ubay)
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Tingkatkan Kompetensi Keinstrukturan, PC IMM Sidoarjo Gelar Workshop dan Lokakarya Perkaderan"