Headline News
Loading...

Lahirnya Embrio Kader Muhammadiyah di UPN Surabaya

Baca Kabar ini juga . . .

Foto : Suasana Forum DAD di Panti Asuhan Muhammadiyah Rungkut

Surabaya, IMMJATIM.ORG - Perlahan namun pasti, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surabaya semakin memantapkan dakwahnya. Jum'at hingga Ahad (27-30/7) lalu Pimpinan Cabang (PC) IMM Kota Surabaya menyelenggarakan Darul Arqam Dasar (DAD) sebagai langkah awal untuk memunculkan bibit-bibit kader dan muballigh Muhammadiyah di daerah tersebut.


Setelah munculnya ketertarikan terhadap IMM dari mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya sejak awal tahun ini, PC IMM Kota Surabaya segera mengambil langkah dan menentukan sikapnya untuk segera melakukan kaderisasi. Langkah awal yang dilakukan PC IMM Kota Surabaya adalah mendirikan Komunitas Mahasiswa Muhammadiyah di UPN dan menginstruksikan untuk menggelar kajian Muhammadiyah. Hingga akhirnya PC IMM Kota Surabaya menggelar Darul Arqom Dasar (DAD) sebagai salah satu persiapan deklarasi komisariat IMM di UPN.

Mengambil tema "Membangun Generasi Muda Islam Berkemajuan", DAD yang diselenggarakan di Panti Asuhan Muhammadiyah Rungkut itu diikuti oleh mahasiswa UPN, delegasi Komisariat Gerigi ITS, delegasi Komisariat Ranger PENS-PPNS, dan delegasi Komisariat Saintek UNESA. "Bahkan teman-teman IMM Tuban juga mengirimkan calon kadernya untuk ikut DAD disini," ujar Addien Haniefardy, Ketua Panitia DAD tersebut.

Ia juga menyatakan bahwa DAD yang melibatkan banyak pihak dari instruktur Surabaya hingga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rungkut tersebut menunjukkan bahwa antusiasme sangat baik terutama dari ketua PCM  Rungkut untuk kader-kader baru di UPN.

Faisal, Ketua PCM Rungkut menyambut dengan gembira kehadiran "embrio" Muhammdiyah yang muncul di kampus UPN dan berpesan agar para kader Muhammadiyah menjalankan tugas secara tulus lillahi ta’ala. "Saya sangat senang akhirnya ada kader IMM di daerah Rungkut," ujarnya.

Dani Nur Cholis, Master of Training (MOT) dalam DAD tersebut mengatakan bahwa pada prinsipnya DAD merupakan pondasi penting untuk kader-kader baru IMM di UPN dalam berorganisasi dan berproses di IMM. "DAD mungkin telah usai, tetapi  ini hanyalah gerbang awal dalam pengkaderan seumur hidup di IMM khususnya dan Muhammadiyah pada umumnya," tuturnya. (dwi/ubay)
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Lahirnya Embrio Kader Muhammadiyah di UPN Surabaya"