Headline News
Loading...

IMM Aufklarung Tekankan Pentingnya Organisasi Bagi Mahasiswa

Baca Kabar ini juga . . .

Foto : Suasana pengenalan IMM Komisariat Aufklarung Teknik UMM dalam PESMABA FT UMM

Malang, IMMJATIM.ORG - Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (PESMABA) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi ajang perekrutatan kader bagi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Hal itu juga dilakukan oleh IMM Komisariat Aufklarung Teknik UMM sebagai organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah yang berada di lingkup Fakultas Teknik UMM.

Dalam perkenalan Ortom Muhammadiyah hari ini (6/9) di Aula Teknik Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 UMM, IMM Komisariat Aufklarung Teknik menekankan pentingnya berorganisasi kepada mahasiswa baru (maba) karena dapat menumbuhkan sikap percaya diri, rasa tanggungjawab, menunjukkan jati diri dan kepribadian, memperluas wawasan dan pengetahuan, dan melatih jiwa untuk saling kerja sama antar kawan.  Perkenalan tersebut juga menyerukan kepada mahasiswa baru Fakultas Teknik untuk bergabung dengan IMM serta menjadi ajang untuk menegaskan trilogi IMM, bahwasanya IMM mempunyai 3 lahan garap, yaitu sektor keagamaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan.

Perkenalan organisasi otonom muhammadiyah tersebut juga menarik antusias yang besar dari mahasiswa baru, hal ini bisa dilihat dari besarnya minat mahasiswa baru dalam bertanya seperti halnya Salsa Rina, maba Teknik Industri. "Kenapa IMM Fakultas Teknik menggunakan nama Aufklarung? dan arti Aufklarung itu apa?" tanyanya.

Melan Delvita, Ketua Bidang Kader IMM Komisariat Aufklarung Teknik menjelaskan latar belakang penggunaan nama Aufklarung sebagai nama Komisariat IMM di Fakultas Teknik. "Kata Aufklarung diambil dari peristiwa di abad pertengahan yang mana dominasi gereja telah mengekang kehidupan saat itu, sehingga manusia dalam keadaan terbelakang dan bodoh. Lalu muncul tokoh yang menjadi awal kebangkitan pada saat itu yang berani melawan gereja meski harus mati ditangan dominasi gereja, tapi semangatnya mampu menular kepada rakyat yang terkekang sehingga mampu melawan dominasi gereja dan menjadi kebangkitan pada saat itu," jelasnya.

Melan pun menambahkan bahwa kata Aufklarung tersebut mempunyai arti pencerahan. "Diambil dari Bahasa Jerman, yang merupakan zaman setelah kebangkitan yaitu zaman pencerahan. Aufklarung digunakan sebagai nama komisariat, karena kita mengambil spirit pembebasan yang terus melawan sistem yang mengekang sehingga harapan besarnya adalah semua kader IMM Aufklarung Teknik mampu memberikan manfaat kepada rakyat dan terus berjuang melawan penindasan," lanjutnya.

Perkenalan yang berlangsung selama 45 menit ini semakin meriah karena orasi politik dari Pimpinan Harian IMM Komisariat Aufklarung Teknik yang mampu membangkitkan semangat dari mahasiswa baru.

Dalam orasi politik itu, Deka Lugianto, Sekretaris Bidang Hikmah IMM Komisariat Aufklarung menyampaikan tentang kondisi kekayaan alam indonesia yang hanya dinikmati oleh segelintir orang.

"Indonesia dengan kekayaan alam yang melimpah ruah seharusnya tidak ada syarat sedikitpun untuk mengalami kemiskinan, tapi karena kerakusan pemodal, kekayaan alam yang melimpah ruah ini hanya dirasakan oleh golongan-golongan tertentu saja, sedangkan berjuta-juta rakyat indonesia masih hidup dibawah garis kemiskinan," ujarnya dalam orasi tersebut.

Selain itu, Fatmasari, Sekretaris Bidang IMMawati menyampaikan orasi politiknya mengenai peran dan fungsi mahasiswa. Ia menegaskan bahwasanya mahasiswa harus hidup ditengah-tengah rakyat dan secara bersama-sama melakukan perubahan terhadap kondisi sosial hari ini yang semakin memprihatinkan, karena itulah fungsi mahasiswa sebenarnya sehingga mampu memberikan kontribusi dalam melakukan perjuangan untuk melawan penindasan.

Perkenalan Ortom Muhammadiyah tersebut ditutup oleh Andika Dwi Permana, Ketua Umum IMM Komisariat Aufklarung Teknik yang menegaskan bahwasanya pendidikan hari ini telah dikomersialisasi oleh pemodal. "Sehingga dengan sistem sepeti ini mahasiswa semakin kehilangan nalar kritisnya sebagai kaum intelektual," ujarnya.

Andika menutup sesinya dengan mengajak seluruh mahasiswa yang hadir untuk melantangkan jargon kebanggan IMM Komisariat Aufklarung Teknik sebagai simbol bahwa kaum intelektual tidak kehilangan nalar kritisnya dan mampu bangkit melawan sistem yang mengekang. “IMM Yes... IMM Yes... IMM Yes... Aufklarung Joss... Aufklarung Joss... Aufklarung Joss,” pekiknya. (rd/ubay)
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "IMM Aufklarung Tekankan Pentingnya Organisasi Bagi Mahasiswa"