Headline News
Loading...

Lestarikan Budaya, IMM Akan Adakan Panggung Kebudayaan Rakyat

Baca Kabar ini juga . . .

Foto: ilustrasi

Surabaya, IMMJATIM.ORG - Indonesia yang kaya akan  ragam suku dan budaya harus mampu memfilter pengaruh budaya luar yang kurang baik dan masuk ke Indonesia. Termasuk di Jawa Timur sebagai salah satu daerah yang pada penduduk dan terdiri dari berbagai elemen suku maupun memiliki banyak kebudayaan khasnya.

Dalam rangka melestarikan budaya lokal, Bidang Seni Budaya dan Olahraga Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (SBO DPD IMM) Jawa Timur bersama seluruh Pimpinan Cabang (PC) IMM se-Jawa Timur akan menyelenggarakan Panggung Kebudayaan Rakyat.Menurut rencana, kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Senin, 26 Februari 2018 dan bertempat di Taman Bungkul Surabaya dengan mengusung tema besar "Jaman Sontoloyo".

"Kita mencoba mengembalikan rasa memiliki terhadap kebudayaan, kesenian, serta rasa nasionalisme. Secara khusus, Panggung Budaya ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi mahasiswa guna mengaktualisasikan potensi diri dan turut serta dalam pelaksanaan dan kajian kebudayaan. Lebih jauh, acara ini juga memberikan kesempatan ruang kepada publik untuk turut andil dalam usaha mengembalikan kekuatan sejarah budaya persatuan dalam wujud apresiasi kesenian," jelas Mohammad Bibit, Ketua Bidang SBO DPD IMM Jawa Timur yang menginisiasi kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, Bibit menjelaskan bahwa melalui kegiatan tersebut, selain menyasar kalangan umum, secara khusus juga untuk merekatkan silaturrahim antar kader IMM.    "Menyambung tali silaturrahim dan membangun kebersamaan kader IMM se-Jawa Timur dalam memberikan pesan moral dan simbol budaya terhadap setiap penampilan kesenian," terang pria asli Bojonegoro itu.

"Selain itu, kenapa kita mengusung tema ini (Jaman Sontoloyo) adalah sebagai wujud kegelisahan terhadap kondisi bangsa dan negara ini yang tengah sangat carut marut baik dari sisi ekonomi, sosial-budaya, hukum, agama, politik, dan sebagainya. Kita coba suarakan aspirasi-aspirasi kita sekaligus mengajak masyarakat untuk bergerak, melalui unsur-unsur kebudayaan," imbuh Bibit.

Sementara itu, Alif Khairur Rizqi, Ketua Panitia kegiatan itu menjelaskan kesiapan timnya (kepanitiaan) untuk menyukseskan 'hajatan' tersebut. "Kami insya Allah sudah sangat siap, sudah konsultasi, komunikasi, dan koordinasi juga dengan pihak-pihak terkait," katanya.

Adapun kegiatan Panggung Kebudayaan Rakyat tersebut, nantinya penampilan diklasifikasikan dalam 3 (tiga) tajuk, yaitu elemen aktivis, kampung binaan, dan rakyat Surabaya.


Foto: Informasi pendaftaran penampilan

"Kalau elemen aktivis diisi oleh berbagai elemen aktivis dari perguruan tinggi dan pegiat seni di Jawa Timur, kalau kampung binaan kita akan tampilkan pagelaran seni dari anak-anak binaan yang diasuh dan diberdayakan oleh IMM, sedangkan rakyat Surabaya adalah pagelaran teater tentang kehidupan masyarakat Jawa Timur yang berlatar masa sejarah yang akan dibawakan oleh berbagai elemen mahasiswa, aktivis, dan melibatkan volunteer," tutup Alif. (*)


Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Lestarikan Budaya, IMM Akan Adakan Panggung Kebudayaan Rakyat"