Headline News
Loading...

Permata Jepang Terpendam di dalam Hagi

Baca Kabar ini juga . . .

Foto: Azrohal Hasan


Hagi adalah kota kecil di Provinsi Yamaghuci, Jepang. Kota tradisional yang menawarkan kebudayaan dan keindahan alamnya. Rombongan 14 delegasi Kemensetneg Indonesia ke Short Course Urban Environmental Management berkesempatan mengunjungi kota bersejarah Hagi di sudut provinsi Yamaghuci. Kota yang tak banyak dikunjungi wisatawan ini menyimpan keindahan di luar dan di dalam perut buminya.

Kunjungan kami pada 4 Februari 2018 ke Kota Hagi untuk melihat Keindahan budaya yang menyatu dengan alamnya, memulai destinasi pertama ke Pagoda bertingkat 5 dengan danau mini buatan yang indah dan jernih, bergeser ke dalam suasana begunungan begitu terasa dengan beberapa tempat beesemayam abu-abu mayat masyarakat Jepang, seorang pemandu mengajari kami bertepuk-tepuk menghadap bukit dan mendengar bunyi pantulan suara tepuk kami. Suara tangan kami tak senyaring mereka karena hujan salju begitu lebat membuat badan agak menggigil. Berlanjut ke sebuah forest area yang di aliri sungai-sungai kecil yang sangat jernih, beranjak masuk kedalam pemandu memberikan sebuah kejutan dengan adanya gua megah dengan bebatuan stalactite dan stalagmite yang indah, juga ada sungai yang mengalir di dalam gua. Diakhir perjalanan pemandu kami (Satoe Kajiya) mengajak kami keluar melalui lift, tp aku tidak percaya "jangan bohong mana ada lift dalam gua?" Ternyata apa yng dikatakan itu benar kita naik ke permukaan bumi setinggi 60m dengan lift dan bus kita sudah menunggu di depan lift kita. Perpaduan Teknologi dengan alam yang belum pernah aku temui sebelumnya.

Acara ini ditutup dengan kita di ajak untuk mengikuti Upacara Minum Teh, acara yang biasanya di adakan untuk menghormati para tamu agung di Jepang, saya pun di ajarkan cara meminum teh menggunakan sebuah mangkok, teh yang disajikan ternyata green tea dengan rasa yang pahit dan aneh membuat perut terasa mau memuntahkannya. Hampir semua lidah kawan-kawan dari Indonesia tak mampu menerimanya. Begitulah Kota Hagi yang berdiri sejak Restorasi Meiji menyimpan keindahannya, kota kecil yang jarang dikunjungi masyarakat asing karena aksesnya terlalu jauh. Perjalanan kami pulang hari ini ditemani tarian salju yang begitu indah disepanjang jalan.

*) Azrohal Hasan, Ketua Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan DPD IMM Jawa Timur
Peserta Short Course Urban Environmental Management di Jepang
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Permata Jepang Terpendam di dalam Hagi"